Berita Badan Bahasa

08/29/2014 | Kegiatan
“Jangan sampai Bahasa Indonesianya sudah enam jam per minggu, Bahasa inggrisnya empat, lalu nanti nilai Bahasa Indonesianya tetap lebih rendah dari Bahasa Inggris”. Penyataan itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Dr. Mulyadi, M.Si., pada acara pembukaan kegiatan Peningkatan Kompetensi Bahasa Masyarakat di Tiga Wilayah yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) di Hotel Orchardz A. Yani, Pontianak, Rabu, 27 Agustus 2014.
08/28/2014 | Kegiatan
Ada tiga hal yang menjadi tugas utama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, khususnya Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, yaitu melakukan pembinaan terhadap masyarakat supaya dapat memberikan keteladanan di dalam berbahasa, meningkatkan mutu penggunaan Bahasa Indonesia masyarakat, serta meningkatkan sikap positif dan kedisiplinan masyarakat didalam berbahasa.
08/28/2014 | Kegiatan
Kupang, NTT—Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan kegiatan Bengkel Sastra Guru: Dongeng. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 26—29 Agustus 2014, bertempat di Hotel Romyta, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
08/27/2014 | Kegiatan
Kupang—Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Berbahasa Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27—28 Agustus 2014 itu, bertempat di Hotel On The Rock, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur.
08/20/2014 | Seminar dan Lokakarya
Bandung — Indonesia dibangun oleh para pendiri bangsa melalui semangat kebersamaan yang ditopang oleh bahasa. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Prof. Dr. Mahsun, M.S. ketika memberikan sambutan pembukaan Seminar Internasional Bahasa Ibu (SIBI) di Hotel Grand Royal Panghegar, Bandung, Selasa, 19 Agustus 2014.
08/20/2014 | Seminar dan Lokakarya
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, setelah mendengarkan dan memperhatikan

Tokoh Bahasa dan Sastra

Abdul Muis lahir pada tanggal 3 Juni 1883 di Bukittinggi, Sumatra Barat. Ia adalah putra Datuk Tumenggung Lareh,
Praptomo Baryadi Isodarus adalah guru besar linguistik di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Prof. Mien Achmad Rifai, M.Sc., Ph.D. yang akrab dipanggil Pak Mien lahir di Desa Gapura Tengah, Sumenep, Madura, pada tanggal 1 Januari 1940 dari pasangan Mas Atmosugondo dan H. Halimatusyabiah
Prof. Dr. Anton M. Moeliono lahir di Bandung pada tanggal 21 Februari 1929. Ia adalah anak ketiga dari pasangan R.M. Moeliono Prawirohardjo dan Maria A. Igno.
Acep Zam Zam Noor, seorang penyair yang lahir di Cipasung, tepatnya di Pondok Pesantren Cipasung
Syndicate content