Berita Badan Bahasa

08/28/2014 | Seminar dan Lokakarya
Mustakim merasa saat ini keteladanan berbahasa belum tampak terlihat, karena masih banyak pejabat publik apabila berbicara di depan media terdengar “asal”, sehingga dapat memberikan efek negatif bagi proses berbahasa masyarakat.
08/27/2014 | Kegiatan
Kupang—Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Berbahasa Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27—28 Agustus 2014 itu, bertempat di Hotel On The Rock, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur.
08/20/2014 | Seminar dan Lokakarya
Bandung — Indonesia dibangun oleh para pendiri bangsa melalui semangat kebersamaan yang ditopang oleh bahasa. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Prof. Dr. Mahsun, M.S. ketika memberikan sambutan pembukaan Seminar Internasional Bahasa Ibu (SIBI) di Hotel Grand Royal Panghegar, Bandung, Selasa, 19 Agustus 2014.
08/20/2014 | Seminar dan Lokakarya
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, setelah mendengarkan dan memperhatikan
08/19/2014 | Seminar dan Lokakarya
JAKARTA—Fungsi bahasa Indonesia itu bukan hanya sebagai bahasa komunikasi, melainkan juga sebagai identitas politis, identitas ideologis, sekaligus identitas diri kita. Karena demikian pentingnya fungsi bahasa Indonesia, di dunia pendidikan formal, jam pelajaran Bahasa Indonesia harus diberi alokasi waktu dan bobot yang memadai.
08/11/2014 | Rilis Pers
Mulai tanggal 11 Agustus 2014 hingga tanggal 31 Desember 2014, Badan Pengembangan dan Pembinaan, Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta pindah

Tokoh Bahasa dan Sastra

Abdul Muis lahir pada tanggal 3 Juni 1883 di Bukittinggi, Sumatra Barat. Ia adalah putra Datuk Tumenggung Lareh,
Praptomo Baryadi Isodarus adalah guru besar linguistik di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Prof. Mien Achmad Rifai, M.Sc., Ph.D. yang akrab dipanggil Pak Mien lahir di Desa Gapura Tengah, Sumenep, Madura, pada tanggal 1 Januari 1940 dari pasangan Mas Atmosugondo dan H. Halimatusyabiah
Prof. Dr. Anton M. Moeliono lahir di Bandung pada tanggal 21 Februari 1929. Ia adalah anak ketiga dari pasangan R.M. Moeliono Prawirohardjo dan Maria A. Igno.
Acep Zam Zam Noor, seorang penyair yang lahir di Cipasung, tepatnya di Pondok Pesantren Cipasung
Syndicate content